SD Hang Tuah 10 Juanda Bernyanyi Bersama Tsukishima Primary School Jepang Melalui Video Conference Sidoarjo- sembilan orang siswa kelas 5E Sekolah Standar Nasional (SSN) plus SD Hang Tuah 10 Juanda, Sidoarjo kompak berdiri sesaat setelah komunikasi internet tersambung. Masing-masing anak ini membawa lembaran kertas HVS putih bertuliskan 'KONICHIWA' -bahasa Jepang- yang artinya selamat pagi. Satu siswa satu huruf. Sedangkan 22 siswa SD Hang Tuah 10 Juanda lainnya bersama mengucapkan kata dalam bahasa Jepang tersebut. Gemuruh tepuk tangan pun terdengar dilakukan oleh para siswa sekolah di Jepang melalui pengeras suara laptop yang ada di ruangan. Sesuai rencana semula, tarian Lenggang Surabaya mengawali pertemuan dua sekolah melalui dunia maya ini. Tarian ini ditampilkan oleh Dellaura, siswa SD Hang Tuah 10 Juanda, Sidoarjo. Dengan gemulainya Dellaura menampilkan tarian ini dengan musik pengiring aslinya, sedangkan para siswa Tsukishima dengan seksama menyaksikan penampilan Dellaura dari sekolahnya di Tokyo. Berkali-kali para siswa Tsukishima ini nampak ikut menggerakkan tangan dan kakinya mencoba mengikuti gerakan Dellaura yang berada di Sidoarjo. Mengenai pelaksanaan video conference ini, Kepala SD Hang Tuah 10 Juanda Marsoedi mengatakan sangat tertarik. Dikatakan Marsoedi bahwa inovasi pembelajaran seperti ini harus dikembangkan. “Anak-anak menjadi termotivasi untuk terus belajar dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bagian dari pembelajaran di sekolah. Harapannya, program seperti ini bisa dilaksanakan setiap minggunya dengan melibatkan semua kelas SSN plus,” ungkap Marsoedi kepada Tunas Hijau setelah berakhirnya video conference ini. (ron) |
Rabu, 02 Maret 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar